Sabtu, 07 Desember 2013

0 HAKEKAT MA'RIFATULLAH

Sahabat yang yang disayang Allah Ta'alla, mari kita lanjutkan metoda pembelajaran praktis tentang Islam tentang Hakekat Marifatullah

Hakekat didalam ajaran agama islam ... ajaran Al Qur'an ..... terbukanya hijab mencapai kasyaf (Hidayah Pengetahuan Ruhani yang tinggi) ................ mendapat penjagaan pemeliharanan-Nya ... walaupun kesempatan dan ada keinginan melakukan pelanggaran perintah-Nya .. bila mendapat penjagaan Allah ... tetap tidak akan kesampaian.
Mudahnya melakukan Ta'at yang semurninya ... dan Paham yang Murni ... mudahnya mencapai kesungguhan dalam keta'atan ibadah.

bila terjaga dari ... pengaruh PAnas Pengaruh Neraka ... terjaga dari tinggi hati ..... terjaga dari bangga diri ... mudahnya rendah hati ... mudahnya puas hati ..... mudahnya merendah lembut dan santun ..... mudahnya beribadah ... mudahnya Ta'at yang Murni ..... hasilnya bila mati masuk surga.


hakekat ma'rifatullah = Surga Firdaus

hakekat ma'rifat syaiton (puncaknya hawanafsu keduniawian kebendaan) = ke Neraka Jahanam


Didunia ini (alam fana)........hanya ...... kalimat Tauhid ....Laa ilaha illaallah ...... saja yang kekal.

Sesungguhnya Kalimat Tauhid (monoteisme murni) itu telah bergema sejak zaman Nabi Adam AS. .... dibawakan Nabi-Nabi dan Rasul-RasulNya oleh Shabi'in-Shabi'in yang tidak membawa risalah Kitab ajaran ... baik itu yang dikisahkan didalam Al Qur'an maupun yang tidak.

................Jadi ikatkanlah dirimu hanya kepada Allah SWT.

Murnikanlah keta'atanmu hanya kepada Allah SWT. dan Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

Pelajarilah perbanyaklah pengetahuan agama..... untuk dapat sampai ta'at kepada Allah......... carilah-upayakanlah........ walau jauh .... sampai kenegeri china. ..... Rasulullah SAW ... mengatakan demikian maksudnya ... yang ada berhubungan dengan nilai-nilai agama .... bukan disiplin keilmuan atau ilmu-ilmu dunia lainnya.

Jangan debat kusir, debat tanpa pengetahuan, debat asal debat ...hanya karena ego tidak mau kalah dan tidak mau salah ...... berpikirlah ..renungkanlah,...... karena Al Qur'an diturunkan untuk manusia yang dapat dan mau menggunakan Aqalnya ....untuk memahaminya, bukan aqal-aqalan mengubah dan menambah / mengurangi yang seharusnya.


Kebanyakan manusia karena kurangnya pengetahuan ....... mudah terperosok kedalam tuntunan sesat ........ bila baru tau ... baru ketemu ... baru kenal ... tampak fisiknya ... sesuai dengan seleranya ... sesuai dengan apa yang dia tau saja ......... lalu kagum ... terpikat ....... terjerat ... .. suatu tuntunan sesat,... fanatism keberpihakan yang kuat ...... maka tidak ada jalan keluarnya lagi ....... menua-merugi dalam kesesatan dijalan yang dirasa-disangkanya lurus ........ kalau seseorang sudah terprosok terlalu lama dan terlalu dalam, ..... sudah susah dikeluarkan ataupun ditolong..

Ingatlah bahwa hidayah Allah selalu tertuang kepada manusia yang rendah hati / yang mau tau / yang haus / yang lapar / tulus / Jujur / terbuka / tidak penuh dan bersih dari prasangka-pendapat / tidak menolak masukan / tidak terikat .... kepada manusia yang tidak pernah mengatakan kata "saya dan atau aku" .... (contoh : kepada Nabi yang Umiy),...........

Hanya Cangkir kosong....cangkir yang bersih.. ...dan .... cangkir yang terbuka saja..........yang mudah diisi......... itulah sebabnya.... mengapa anak kecil-muda-remaja ....lebih mudah menyerap-meresapi dan cekatan-pandai,........ dibandingkan dengan orang muda-dewasa-berumur-berjamur.... yang sudah terbentuk dan menolak masukan lagi......., karena dirinya sudah penuh,...... sehingga menjadi lamban dan penuh pertimbangan aqal-pengetahuannya yang terbatas..............karena merasa dirinya pandai dan benar..... tidak kenal kompromi lagi !!!.........

Hai sekalian manusia ..ingatlah....pandai ada batasnya .... tetapi kebodohan tidak ada batasnya....Cinta tidak melambangkan pengertian !

Bayangkan apabila seseorang yang sudah terbentuk dan terikat erat-erat ... oleh tradisi & masukkan "fanatism ajaran kelompok-sihir-warid sesat-mistik-laduny-kharomah-ilmu ghaib-kenikmatan sesa'at-keduniawian-dsbnya" ..... yang didasari hawa nafsu .......... biasanya ...... banyak omong ... banyak cela'an .... sikapnya keras-kasar-galak-curiga .... skeptis menolak ..... karena merasa harga dirinya tersudutkan ..... merasa bahaya karena ada serangan yang menentangnya ...... keras kepala .... dan ngak bisa dibilangin ........... tanpa disadarinya .....hawa nafsunya telah menutup dirinya dari hidayah Allah.


Kosongkanlah dirimu dari berbagai pendapat yang tidak benar, ....... sucikan hatimu ...... berpikirlah positif dan bersikaplah terbuka serta rendah hati ......... agar kita mudah menerima Hidayah Allah, ...... iringilah dengan kesantunan dan kesabaran.

Dimanapun kamu berada, berbuatlah selalu yang baik, berbuat baiklah selalu ..... karena hadiah bagi orang yang berbuat baik .... adalah .. kebaikan;
Berbuat baik adalah seperti ...halnya orang... menguwap (ngantuk)....... menularkan kebaikan kepada sesamanya dan kepada alam semesta;
Hadiah bagi orang yang melakukan kebaikan ... adalah kebaikan.
Kebaikan itu lama usianya .... bahkan melebih umur kita sendiri ... begitupun dengan .... kejahilan-kejahatan-kebodohan .. kita.

Janganlah kamu menjadi orang yang tidak diharapkan keberadaanmu, ...... dan .... jangan menjadi orang yang tidak bermanfa'at bagi sesamamu ..... jangan mau untung sendiri (egois) ....... jangan bangga diri.... jangan puas diri .... jangan merasa diri lebih ..... jangan merasa diri paling benar.. tidak mau kalah tidak mau salah ......... janganlah sampai ada orang mengatakan "Berpisah dengan kita menimbulkan suka, bertemu dengan kita menimbulkan duka" ..... ingatlah .... kalau itu terjadi ... berarti ... manusianya sudah menyatu bersama iblis.


Pandai-Pandailah dalam melihat, pandai-pandailah dalam mencari ilmu, pandailah dalam mendengar, pandailah dalam mencari teman, pandailah dalam bergaul, ..... pandailah dalam menilai ...... pandailah dalam memilih kelompok group lembaga majelis ajaran tuntunan tontonan ...... Pandailah dalam merasa, Pandailah dalam bertindak, Pandailah dalam bersikap, Pandailah dalam mengambil keputusan, pandailah dalam memahami ......... wara'-waspadalah ......

Ingatlah selalu ........ Hidup ini terlalu penting bagi kita, ......... bagi kamu sekalian .......... bukan bagi orang lain .......... jangan sia-siakan waktu-hidup kita ...... yang singkat .... hargailah waktu kini ......... berubahlah menjadi lebih tau ... menjadi banyak tau..... !

Janganlah menyesal .... diakhirnya .... dikemudian hari !

Hanya manusia iblis saja yang ... tersesat kedalam ... Islam Plus ..... islam plus tareqot animisme .... islam plus mistik ..... islam plus kebathinan ... islam plus ajaran iblis ... islam plus bisikan iblis .... islam plus tuntunan imam nabi palsu ... islam plus ma'siat ... islam plus hawa nafsu ... islam plus keduniawian ... islam plus dugem ... islam plus kebodohan .... islam plus tinggi hati (kesombongan) ... islam plus pedukunan ... islam plus takhyul .... islam plus pengobatan alternatif media ghaib/jin .... islam plus kelebihan dalam magis/mistik/kharomah/laduniy ... islam plus sihir ... islam plus aliran kepercayaan ... islam plus perzinahan dalam pernikahan 2 agama.


JANGAN HANYA KARENA NILA SETITIK (merasa tau; merasa pandai; sedikit tau; tidak mau tau; tidak murni; tidak fokus; tidak brsungguh sungguh)....., RUSAK SUSU SEBELANGA !!!

........ hanya....karena ... tidak murni; tidak fokus; tidak sungguh-sungguh dan sangat keduniawian ..... menuruti hawa nafsu ... saja ......... kebanyakan manusia akhirnya menderita dineraka.


kamu manusia menilai hanya dari dirimu ... menurut pahammu ... menurut taumu saja ..... sedangkan Allah SWT menilai MURNINYA TAQWAMU ... MURNINYA TA'ATMU ....... bila tidak murni = syirik/sesat/zindiq/ munafiek.


Apakah kamu tidak berpikir .... apakah kamu tidak pikirkan ..... renungkanlah ... pahamilah Al Qur'an dengan benar! .... pahamilah Al Qur'an secara benar!.

Semoga Allah tabaroka wa ta'ala membimbing kita semua. Aamiin…
HAKEKAT MA'RIFATULLAH Title : HAKEKAT MA'RIFATULLAH
Description : Sahabat yang yang disayang Allah Ta'alla, mari kita lanjutkan metoda pembelajaran praktis ten...
Rating : 5


Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Rindu Tulisan Islam - All Right Reserved.