Jumat, 19 Juni 2015

0 Tentang Mengganti Shalat yang Terlupa

Tanya :
Assalamu’alaikum
Saya lupa shalat isya dan baru ingat di kemudian harinya, apakah saya harus langsung mengantinya atau tidak perlu karena sudah lewat waktunya?
Dari: Andy

Jawab:
Wa’alaikumussalam
Berikut beberapa jawaban Imam Malik bin Anas untuk kasus yang semisal:
Pertama, keterangan Imam Malik untuk orang yang lupa shalat subuh dan zuhur, kemudian baru ingat di akhir waktu zuhur. Beliau mengatakan,


يبدأ بالصبح وإن خرج وقت الظهر

“Dia mulai dengan shalat subuh (kemudian shalat zuhur), meskipun sudah keluar waktu zuhur.”

Kedua, beliau ditanya: Orang yang lupa shalat zuhur dan ashar dan baru ingat di akhir waktu ashar atau ketika matahari hampir tenggelam dan hanya cukup melakukan sekali shalat.

Beliau menjawab:


يبدأ بالظهر وإن غابت الشمس ثم يصلي العصر

“Dia mulai shalat zuhur, meskipun matahari sudah tenggelam, kemudian shalat ashar.”

Ketiga, Imam Malik ditanya: Orang yang lupa maghrib dan isya, dan baru ingat ketika mendekati terbit fajar. Sementara dia tidak mampu shalat sebelum terbit fajar kecuali satu shalat?

Beliau menjawab,


يبدأ بالمغرب وإن طلع الفجر ثم العشاء ثم الصبح
“Dia shalat maghrib dulu, meskipun fajar sudah terbit, kemudian isya, kemudian subuh.”

Keempat, Beliau ditanya: Orang yang lupa isya dan subuh, dan baru ingat menjelang terbit matahari, dan tidak ada kesempatan lagi kecuali satu shalat.

Beliau menjawab,


يبدأ بالعشاء وإن طلعت الشمس ثم يصلي الصبح بعد ذلك

“Dia shalat isya dulu, meskipun matahari terbit, kemudian setelah itu shalat subuh”

Kelima, untuk kasus orang yang lupa shalat subuh di satu hari tertentu atau di hari yang lain, kemudian baru ingat setelah shalat zuhur dan ashar. Imam Malik mengatakan,


يصلي الصبح ثم يعيد الظهر والعصر
“Shalat subuh, kemudian dia mengulangi lagi shalat zuhur dan ashar.”
Keenam, Imam Malik mengatakan, “Orang yang lupa shalat subuh di satu hari tertentu kemudian dia baru ingat setelah matahari terbenam di hari itu, dan dia sudah shalat zuhur dan ashar maka dia tidak perlu mengulangi shalat zuhur dan asharnya, tapi langsung shalat subuh, kemudian shalat maghrib.

Ketujuh, Imam Malik juga mengatakan:

وإن صلى المغرب والعشاء ثم ذكر صلاة نسيها قبل ذلك صلى التي نسي ثم أعاد المغرب والعشاء، والليل كله وقت لهما

 
Jika ada orang yang shalat maghrib dan isya, kemudian baru teringat tadi pagi ada shalat yang belum dikerjakan (misal: lupa subuh) maka dia mengulangi shalat yang tadi terlupakan, kemudian mengulangi shalat maghrib dan isya. Dan seluruh waktu malam bisa untuk shalat maghrib dan isya.

Diambil dari : Al-Mudawwanah, jilid I, Hal. 216, Cet. Darul Kutub ilmiyah, 1415 H.

Dengan mempelajari keterangan Imam Malik di atas, maka jawaban untuk kasus yang Anda tanyakan bisa dirinci sebagai berikut:

a. Jika Anda teringat setelah subuh, sebelum matahari terbit, Anda shalat isya, kemudian mengulangi shalat subuh.
b. Jika baru ingat sebelum zuhur, Anda shalat isya, dan tidak perlu mengulangi shalat subuh.
c. Jika teringat setelah zuhur, sebelum ashar, Anda shalat isya, kemudian mengulangi shalat zuhur.
d. Jika teringat setelah ashar, Anda shalat isya, dan mengulangi shalat zuhur dan ashar.


Allahu a’lam

Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com)

Sumber : konsultasisyariah.com
Tentang Mengganti Shalat yang Terlupa Title : Tentang Mengganti Shalat yang Terlupa
Description : Tanya : Assalamu’alaikum Saya lupa shalat isya dan baru ingat di kemudian harinya, apakah saya h...
Rating : 5


Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Rindu Tulisan Islam - All Right Reserved.